Friday, 22 November 2013

Homemade Pizza with White Sauce (No Cheese)


I love love LOVE pizza, who doesn't?? ^_^
Dulu saya sering sekali bikin pizza sendiri. Mamih, papih, mas pacar, si mas, si kunyil (adek), teman2 kampus, krucils (ponakan-ponakan saya) sering sekali minta dibikinkan pizza. Namun seiring bertambahnya tugas kuliah dan tesis yang tak kunjung usai (tssaaahhh :), saya jadi jarang bikin pizza. Nah mumpung belakangan ini hobby 'nguleni' saya sedang kumat, akhirnya saya bikin pizza lagi dengan topping seadanya ^_^


  

Topping yang saya pakai kali ini yang paling dominan adalah jagung manis. Pizza dengan topping jagung manis ini favorit saya dan si mamih, jadi saya banyakin jagungnya biar lebih 'nendang'. Topping lainnya adalah tomat yang saya potong dadu. Karena saya sedang tidak punya sosis, jadi saya pakai bakso sapi homemade yang saya olah dari daging sapi idul adha lalu dan saya bekukan di freezer. Untuk sausnya anda bisa menggunakan saus tomat botolan biasa, atau campuran dari saus spaghetti botolan+saus tomat+saus cabai seperti yang saya lakukan.

Lelehan white sauce-nya :)
Untuk pertama kalinya saya coba menggunakan saus putih (white sauce) sebagai pengganti keju mozzarella atau keju mudah leleh. Salah satu ciri khas pizza terletak pada kejunya yang terlihat meleleh saat pizza dipotong dan disajikan dalam keadaan panas. Namun karena kebetulan stock keju saya sedang habis, jadi saya bereksperimen dengan menggunakan saus putih yang biasanya digunakan pada olahan spaghetti atau lasagna sebagai keju mudah leleh. Hasilnya? Perfect! Mas Pacar sama Si Mamih nggak tahu kalau itu saus putih, bukan keju mudah leleh yang biasa saya pakai untuk topping pizza. Sepertinya, next time kalau bikin pizza lagi, saya akan lebih sering menggunakan saus putih daripada keju mudah leleh, karena selain rasa dan tampilannya di atas pizza yang tidak terlalu jauh berbeda, saus putih pastinya lebih rendah kalori dan jauh lebih ekonomis ^_^

Ide saus putih ini saya dapatkan dari just try and taste - nya Mba Endang yang beberapa waktu lalu memposting resep lasagna meleleh (yang ini juga pengen saya coba ^_^), tapi saya skip penggunaan kejunya karena saya sedang tidak punya keju. Rasanya, seperti yang sebelumnya saya ceritakan, lezatos! ^_^ Makasih Mba Endang :*


Pizza yang saya buat kali ini termasuk jenis pizza dengan roti yang tebal karena ini favorit si mamih yang lebih suka pizza dengan roti tebal, lebih mantap katanya ^_^ Jadi, saya menggunakan base 150 gr tepung terigu untuk 1 loyang bulat diameter 22 cm. Bila ingin roti pizza yang lebih tipis, anda bisa menggunakan base 100 gram tepung terigu untuk 1 loyang. Resep rotinya, lagi-lagi saya pakai water roux method karena saya suka roti pizza yang empuk dengan crush yang renyah di sekelilingnya.

Berikut resepnya yaa...




HOMEMADE PIZZA WITH WHITE SAUCE (NO CHEESE)
Bahan roti:
- 100 gram tepung terigu protein tinggi
- 50 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram water roux starter (dari 50 ml air dan 5 gram tepung terigu)
- 45 ml air
- 1 sdm minyak sayur
- 1/2 sdt ragi instan
- 1 sdt gula pasir

Topping:
- jagung manis, pipil, rebus sebentar.
- tomat, potong dadu.
- bakso sapi, iris tipis, tumis sebentar.

Saus Tomat:
- 1/2 sdm saus spaghetti botolan
- 1 sdm saus tomat
- 1 sdm saus pedas
- 1 sdt gula

Saus Putih (white sauce):

- 1/2 sdm margarine
- 1 sdm tepung terigu
- 200 ml susu (dari 2 sdm susu bubuk yang dilarutkan dalam 200 ml air)
- 1/2 sdt garam
- sejumput lada hitam (opsional)

Cara membuat:
- water roux starter : Larutkan tepung terigu dan air dalam panci kecil. Aduk hingga tidak bergerindil. Masak di atas api kecil sambil diaduk-aduk hingga muncul letupan pertama. Matikan api. Lanjutkan aduk adonan beberapa saat. Dinginkan.

- Roti pizza : Larutkan ragi instan dan gula dalam air. Masukkan water roux starter dan minyak, aduk rata. Masukkan tepung dan garam sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sendok kayu. Uleni adonan hingga kalis elastis. Lumuri dengan minyak sayur. Diamkan minimal 1 jam atau hingga adonan mengembang 2 kali lipat untuk proofing 1 (saya diamkan semalaman karena suhu sedang dingin).

- Keesokan harinya, kempeskan adonan, tata dalam loyang bulat, diamkan minimal 30 menit atau hingga mengembang 2 kali lipat (proofing 2). Sementara menunggu proofing 2, kita siapkan topping dan saus putih.

- saus putih : lelehkan margarine dalam panci kecil, masukkan tepung terigu, aduk hingga warnanya berubah kecoklatan. Masukkan susu sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan hand whisk agar tidak bergerindil. Adonan sedikit cair, namun akan mengental ketika dingin. Masukkan garam dan lada, cicipi rasanya. Tunggu hingga saus meletup-letup. Angkat, tiriskan.

- Panggang roti pizza dengan api sedang-tinggi kurang lebih 10 menit. Bila roti sudah mulai kecoklatan, keluarkan dari oven, tata toppingnya. Dimuali dari mengoleskan saus ke permukaan roti, taburkan keju manis, bakso, dan tomat. Panggang 5 menit hingga tomat terlihat sedikit keriput. Keluarkan roti, beri saus putih, panggang lagi sekitar 5 menit. Angkat, sajikan panas-panas dengan lelehan saus putih. Sama seperti keju leleh, saus putih akan mengeras ketika pizza dingin.

Enjoyyy!!! ^_^

7 komentar:

  1. ide kreatif mbak, blm pernah bikin fzza pake pure bechamel atau white sauce sbelumnya...
    tp klo gak ada mozarella, aku bisanya masukin parutan keju cheddar yg banyak ke white saucenya....

    ReplyDelete
  2. wah pasti lebih 'nendang' ya mas kalo dibanyakin kejunya *jadi laper* hehe. Kebetulan kemarin lagi nggak punya keju sama sekali jadi pake white sauce tanpa keju, ternyata cukup ketolong sama gurih susunya :)

    Makasih udah mampir, aku dari dulu sering 'main' ke dentistvschef lho mas, cuma jadi silent reader karena dulu belum punya blog. Keep blogging mas :)

    ReplyDelete
  3. ˚mβªќ° maaf ragi n gula ya brp gr ya ?

    ReplyDelete
  4. Hallo Mba, maaf saya kelupaan nulis, ragi instannya 1/2 sdt, gula pasirnya 1 sdt ya.

    Terimakasih sudah mampir :)

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Hallo Mba! Salam kenal, namaku Rida. Kemarin sempat cari cari resep pizza dan kebetulan dapat resep nya disini. Dan aku udah coba praktekin resep nya di rumah. Semua bahan, ukuran dan step2nya udah sama. Dan aku senang sekali karena berhasil buat white sauce nya. Selain itu, aku dpt tambahan ilmu mengenai teknik water roux starter. Pada tahap awal (sampai dough ku resting dan cukup mengembang) tidak ada masalah. Tapi saat aku bake pizza base nya, ternyata bagian atas base tidak berubah warna menjadi kuning keemasan. Padahal sisi bawah sudah coklat(almost burn), kering dan sangat keras. Dan ini yang membuat saya bingung tentang apa yang salah dalam proses pembuatannya. Mohon jawabannya ya, Mba. Trims.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...