Wednesday, 22 January 2014

Lumpia Isi Rebung


Garing dan lembutnya kulit lumpia dipadukan dengan isian rebung aroma ebi yang kuat. Gurih, manis, dengan tekstur rebung yang renyah 'krenyes-krenyes', sekali makan bisa habis 3 biji ^_^ Sedap!

Belakangan ini kalau lagi ke pasar saya sering sekali lihat rebung dimana-mana, hampir setiap penjual sayur punya. Ada yang masih berbentuk utuhan, ada yang sudah bebentuk cincangan dan dikemas dalam plastik-plastik kecil yang dihargai masing-masing seribu rupiah. Sekali dua kali lihat sih biasa saja, tapi karena keseringan lihat rebung dimana-mana akhirnya beli juga tiga bungkus kecil. Rencananya pengen saya bikin lumpia isi rebung khas Semarang. Padahal sebelumnya saya belum pernah masak si rebung ini sendiri. Ada yang bilang rebung harus direbus berkali-kali untuk menghilangkan bau 'pesing' yang kadang susah dihilangkan. Tapi kemarin setekah saya rebus dua kali (ganti air dua kali) dan saya cicipi, teksturnya sudah empuk, masih krenyes-krenyes, dan sama sekali ga ada bau yang aneh-aneh. Kalau kata si mamih memang ada jenis rebung tertentu yang baunya aneh dan susah dihilangkan, untung yang ini gag yang aneh-aneh ^^



Saya suka sekali lumpia Semarang dengan isi rebung. Jarang sih beli yang di Semarang langsung (biasanya nunggu dapet oleh-oleh aja karena jarang sekali ke Semarang ^^). Seringnya beli lumpia yang di depan supermarket-supermarket yang ada di Solo, biasanya dijual di dengan harga 1500-2500an/biji. Sudah lengkap dengan saus berwarna kecoklatan untuk pencelup dan acarnya. Tapi biasanya si penjual nanya mau dipisah atau digabung sausnya. Saya seringnya minta digabung, jadi kulit lumpia goreng ini dibelah, lalu diberi olesan saus dan acar. Menurut saya lebih enak digabung, karena makannya lebih gampang, tangan kanan pegang lumpia, tangan kiri pegang cabe rawit ^_^. Sekali makan bisa habis 3-4 biji. Ini doyan apa rakus ya, hehehe ^_^.

Baca Selengkapnya... >>
 

Lumpia yang versi Solo ini jauh berbeda dengan lumpia Semarang versi aslinya ya. Kalau lumpia Semarang biasanya isiannya campuran antara rebung, telur, udang, ayam (atau udang saja/ayam saja), lumpia Solo yang biasa saya beli ini kalau kata saya versi ekonomisnya, karena hanya terdiri dari campuran rebung, telur, dan ebi yang dihaluskan. Rasa ebi disini kuat sekali ya, isiannya terasa gurih dan manisnya pas. Suka pokoknya ^_^.

Untuk kulitnya kalau menurut saya juga beda. Lumpia yang biasa saya beli itu kulitnya lebih cenderung seperti kulit risoles dibandingkan dengan kulit lumpia asli Semarang. Tapi terus terang saya ga ngerti dan belum cari tau cara bikin kulit lumpia versi solo ini gimana. Kalau kulit lumpia asli kan biasanya dibikin dengan 'dioser-oser' di wajan khusus/anti lengket, atau dioleh dengan kuas karena adonan kental sekali. Berbeda dengan kulit risoles yang adonanya lebih cair, bikinnya pun tinggal disendokkan ke wajan dengan sendok sayur. Keduanya jelas berbeda ya, kulit lumpia terasa lebih crispy sedangkan kulit risoles empuk.



Karena saya sudah mencoba berkali-kali bikin kulit lumpia sendiri dan selalu gagal, akhirnya saya pakai kulit risol aja ^_^. Resepnya saya pakai resep kulit martabak praktis-nya Mba Citra Ummu Fatima yang terdiri dari campuran telur, tepung terigu, tepung beras, dan tepung tapioka. Resep ini menghasilkan kulit risol yang lentur sekali (tidak mudah mudah sobek), lembut, dan tipis. 1 resep bisa jadi 14-15 kulit lumpia yang dimasak dengan teflon diameter 22-24 cm. Pokoknya saya pertama kali nyoba resep kulit ini langsung suka, besok-besok bakalan dipakai lagi. Makasih banyak ya Mba Citra resepnya ^_^.

Kulit lumpia dibawah ini tidak seperti kulit lumpia asli Semarang ya. Crispy-nya beberapa saat setelah matang saja, setelah itu teksturnya akan sama seperti tekstur kulit risol yang lembut. Buat yang suka kulit lumpia yang crispy bisa beli yang udah jadi aja ya biar lebih praktis. Kalau disini rada susah nemuin kulit lumpia jadi, harus ke supermarket dulu karena di pasar ga ada yang jual ^_^. Isiannya menurut saya sudah pas seperti yang saya mau, kayak yang biasa saya beli di Solo sini. Kalau suka, bisa ditambah dengan udang/ayam, tapi nanti judulnya bukan lumpia ekonomis lagi dong ya... Hehehe ^_^ berikut resepnya ya...



Lumpia Ekonomis Isi Rebung

KULIT LUMPIA
Sumber : Ummu Fatima

Bahan:
- 50 gr tepung terigu
- 25 gr tepung beras
- 25 gr tepung tapioka
- 1 telur
- Garam secukupnya
- Air 225-250 ml

Cara Membuat:
- Campur tepung terigu, tepung beras, dan tepung tapioka, aduk rata.
- Siapkan air dalam mangkok besar, masukkan telur, aduk hingga tercampur rata. Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tidak bergerindil.
- Dadar di pan anti lengket (saya pakai wajan teflon diameter 22-24 cm. Satu resep bisa jadi 13-14 kulit). Tidak usah dibalik. Angkat bila bagian bawah sudah matang dan bagian atas sudah kering/matang. Tidak perlu dibalik karena kulit sangat tipis, bagian atasnya sudah matang.




ISIAN REBUNG EBI
by Duryatin Amal

Bahan:
- 3 plastik kecil rebung, sekitar 200 gr, saya lupa nimbang ^^ , potong korek api, rebus dua kali hingga matang (ganti air dua kali supaya baunya hilang)
- 2 telur, orak-arik
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 1/2 sdt garam garam
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1 sdm gula pasir
- 1 sdm kecap manis
- 150 ml air

Bumbu halus:
- 3 bawang merah
- 2 bawang putih
- 2 sdm ebi

Cara Membuat:
- Panaskan 1 sdm minyak goreng dalam wajan. Tumis bumbu halus hingga harum. Tuang air sekaligus. Masukkan garam, gula, kecap, kaldu bubuk, merica, aduk rata. Masukkan rebung. Masak hingga kuah menyusut/kering. Cicipi rasanya. Koreksi rasanya dengan menambahkan gula dan garam.
- Kalau rasanya sudah pas, masukkan telur orak-arik, aduk rata. Isian siap.



- Penyelesaian: Siapkan satu lembar kulir lumpia, isi dengan 1-2 sdm isian rebung. Lipat seperti petunjuk dalam gambar, rekatkan dengan telur atau sisa adonan kulit lumpia. Goreng hingga garing.



  
SAUS LUMPIA

Bahan:
- 2 siung bawang putih, goreng utuh, haluskan
- 40 gr gula merah
- 1 sdm tepung maizena/tapioka
- 250 ml air
- 1 sdt garam
- 1/2 sdm gula pasir
- 1/4 sdt cuka 

Cara Membuat:
Rebus bawang putih, gula merah, gula pasir, dan garam bersama air dalam panci. Tunggu hingga mendidih. Larutkan 1 sdm tepung maizena/tapioka dengan 2 sdm air, tuang ke dalam panci, aduk hingga meletup-letup. Tambahkan cuka, angkat.


ACAR MENTIMUN

Bahan:
- 2 buah mentimun, buang isi, potong kecil-kecil sesuai selera
- 1 sdm gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 1/2 sdt cuka
- 1 sdm air matang

Cara Membuat:
Campur timun dengan gula, garam, cuka dan air, remas-remas sebentar. Simpan di kulkas hingga akan disajikan.


Selamat mencoba ^_^

7 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...