Showing posts with label Tradisional. Show all posts
Showing posts with label Tradisional. Show all posts

Wednesday, 29 January 2014

Timus Ubi Jalar


Masih punya banyak stock ubi jalar yang sudah dikukus dan dihaluskan di freezer, enaknya dibikin apa ya? Pengen bikin yang simpel, cepet, dan praktis. Akhirnya pilihan saya jatuh ke timus ubi jalar ini.

Dulu waktu jaman kuliah dan masih kos di Solo (sekarang P-P), hampir setiap hari saya makan timus ubi. Belinya di angkringan depan kos. Timusnya masih anget-anget karena langsung digoreng di angkringan itu juga. Menurut saya rasanya enak banget, makanya hampir tiap hari beli ^_^. Kemarin lagi kangen sama jajanan ini, kebetulan sedang punya stock ubi melimpah, jadi kenapa ga dibikin sendiri...



Timus ini simpel sekali ya, bahannya cuma ubi jalar dan sedikit tepung tapioka. Kalau mau manis bisa ditambahkan sedikit gula. Tapi kemarin saya ga pakai tambahan gula lagi karena ubinya menurut saya sudah manis dan legit sekali. Buat yang suka manis, bisa pakai tambahan gula sesuai selera ya teman-teman ^_^ atau bisa juga tanpa tambahan gula seperti saya karena saya ga terlalu suka manis, soalnya saya udah manis sih (gubraaak...!! ^_^)


Baca Selengkapnya ... >>

Wednesday, 22 January 2014

Lumpia Isi Rebung


Garing dan lembutnya kulit lumpia dipadukan dengan isian rebung aroma ebi yang kuat. Gurih, manis, dengan tekstur rebung yang renyah 'krenyes-krenyes', sekali makan bisa habis 3 biji ^_^ Sedap!

Belakangan ini kalau lagi ke pasar saya sering sekali lihat rebung dimana-mana, hampir setiap penjual sayur punya. Ada yang masih berbentuk utuhan, ada yang sudah bebentuk cincangan dan dikemas dalam plastik-plastik kecil yang dihargai masing-masing seribu rupiah. Sekali dua kali lihat sih biasa saja, tapi karena keseringan lihat rebung dimana-mana akhirnya beli juga tiga bungkus kecil. Rencananya pengen saya bikin lumpia isi rebung khas Semarang. Padahal sebelumnya saya belum pernah masak si rebung ini sendiri. Ada yang bilang rebung harus direbus berkali-kali untuk menghilangkan bau 'pesing' yang kadang susah dihilangkan. Tapi kemarin setekah saya rebus dua kali (ganti air dua kali) dan saya cicipi, teksturnya sudah empuk, masih krenyes-krenyes, dan sama sekali ga ada bau yang aneh-aneh. Kalau kata si mamih memang ada jenis rebung tertentu yang baunya aneh dan susah dihilangkan, untung yang ini gag yang aneh-aneh ^^



Saya suka sekali lumpia Semarang dengan isi rebung. Jarang sih beli yang di Semarang langsung (biasanya nunggu dapet oleh-oleh aja karena jarang sekali ke Semarang ^^). Seringnya beli lumpia yang di depan supermarket-supermarket yang ada di Solo, biasanya dijual di dengan harga 1500-2500an/biji. Sudah lengkap dengan saus berwarna kecoklatan untuk pencelup dan acarnya. Tapi biasanya si penjual nanya mau dipisah atau digabung sausnya. Saya seringnya minta digabung, jadi kulit lumpia goreng ini dibelah, lalu diberi olesan saus dan acar. Menurut saya lebih enak digabung, karena makannya lebih gampang, tangan kanan pegang lumpia, tangan kiri pegang cabe rawit ^_^. Sekali makan bisa habis 3-4 biji. Ini doyan apa rakus ya, hehehe ^_^.

Baca Selengkapnya... >>

Saturday, 18 January 2014

Ketupat Kilat & Kupat Tahu Solo (IDFB #14)


Ini pertama kalinya saya ikut challenge dari IDFB (Indonesian Foodblogger). Bulan Januari 2014 ini, IDFB bekerja sama dengan Pure Green mengadakan chellenge membuat masakan khas indonesia dengan bahan utama beras. Dari awal baca info challenge udah kepikiran pengen bikin ketupat super kilat ini. Tapi masih bingung ketupatnya mau dibikin apa. Seperti yang kita tahu, banyak sekali makanan Indonesia yang disajikan dengan ketupat sebagai bahan utamanya. Akhirnya pilihan saya jatuh pada masakan khas daerah tempat tinggal saya, Solo, yaitu  kupat tahu Solo. Kupat sendiri adalah bahasa Jawa untuk ketupat.


Sebenarnya bukan Solo saja mempunyai makanan khas kupat tahu. Beberapa yang terkenal diantaranya kupat tahu Magelang, kupat tahu Singaparna, kupat tahu Bandung, kupat tahu Tasikmalaya, kupat tahu Garut, dll. Bahan utama dari kesemua kupat tahu yang saya sebutkan di atas sama, yaitu ketupat dan tahu. Perbedaannya hanya terletak pada pelengkap dan bumbu saus/kuahnya. Bila kupat tahu lain biasanya disajikan dengan siraman saus kacang, kupat tahu Solo disajikan dengan kuah berwarna cokelat yang terasa gurih dan manis. Inilah yang membedakan kupat tahu Solo dengan kupat tahu lainnya ^_^.

Baca Selengkapnya ... >>

Saturday, 11 January 2014

Bolu Kukus Mekar Ubi Ungu


Bolu kukus mekar yang dibuat dengan penambahan ubi ungu. Warnanya cantik, teksturnya lembut, ubi ungunya ikut menyumbangkan rasa khas yang yummy ^_^.

Setelah cukup berhasil membuat bolu kukus untuk pertama kalinya seperti yang sudah pernah saya posting disini, sejujurnya saya belum berani mencoba bikin bolu kukus lagi. Padahal saya punya keinginan untuk membuat bolu kukus dengan beberapa metode yang lain. Tapi apa daya, keinginan itu akhirnya terkubur beberapa lama sampai pada hari minggu kemarin saat saya sedang beres-beres kulkas, saya menemukan 2 plastik ubi ungu yang sudah dihaluskan di freezer. Akhirnya saya ambil satu kantong untuk di thawning dan diolah jadi bolu kukus ubi ungu yang sudah lama pengen saya coba ^_^.


Baca Selengkapnya ... >>

Tuesday, 7 January 2014

Klepon Pandan



Klepon adalah snack tradisional favorit saya dari kecil. Dulu si mamih sering sekali bikin klepon, saya ikut bantuin bulet-buletin kleponnya. Menurut saya klepon adalah snack tradisional yang paling gampang bikinnya. Bahan adonan tinggal dicampur hingga homogen, ambil adonan, isi dengan gula merah yang sudah disisir, lalu direbus. Begitu matang lalu digulingkan ke dalam parutan kelapa yang sudah diberi sedikit garam. Saya paling suka sensasinya saat klepon digigit, 'klethus', dan setelahnya filling gula jawa terasa lumer sekali di mulut. Ah, membuat ingatan saya kembali ke belasan tahun yang lalu saat saya masih anak-anak ^_^

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnyan tidak ada yang sulit dalam pembuatan klepon ini. Semua bahan kulit tinggal dicampur menjadi satu, uleni sebentar hingga tercampur rata. Masukkan air sedikit demi
sedikit, jangan sekaligus. Kalau dirasa adonan sudah bisa dipulung, hentikan penambahan air. Air yang berlebihan membuat adonan susah dibentuk. Tapi kalau airnya udah terlanjur kebanyakan ga usah panik ya, tinggal tambahan tepung ketannya sedikit demi sedikit hingga dirasa cukup.


Baca Selengkapnya ... >>

Saturday, 4 January 2014

Tahu Telur Surabaya


Telur dan tahu dicampur menjadi satu, lalu digoreng dadar hingga matang. Disajikan bersama siraman kuah kacang petis, tauge, dan irisan bawang goreng serta kerupuk yang nyerah. Rasanya gurih perpaduan dari telur yang digoreng dengan tahu didalamnya, ditambah siraman kuah kacang yang manis, pedas, gurih, serta rasa petis yang khas. Serta taoge, bawang goreng, dan kerupuk yang melengkapinya. Lezat! ^_^

Tahu telur surabaya ini saya bikin dalam rangka memanfaatkan bahan yang ada di kulkas. Kebetulan stock bahan makanan di kulkas sudah sangat menipis, tapi saya belum ada mood untuk belanja ke pasar. Liburan kemarin saya habisin di jogja, jadi beberapa hari ga masuk dapur, rasanya kangen ^^, tapi begitu liat kulkas hampir kosong melompong, bingung sendiri mau masak apa. Padahal mas pacar udah otw mau kerumah habis senam di kantor. Akhirnya bikinlah tahu telur ini, karena di kulkas cuma ada tahu dan taoge. Kebetulan stock telur juga masih ada, petis juga masih punya :).


Baca Selengkapnya ... >>

Thursday, 2 January 2014

Mie Goreng Jawa



Ini adalah salah satu resep buru-buru andalan saya selain aneka kreasi nasi goreng dan ayam teriyaki. Bikinnya gampang, cepet, bumbunya simpel, tapi tasty sekali, yumm ^_^.

Mie goreng jawa ini sebenernya bikinnya tanpa rencana. Rencananya sih pengen bikinin nasi goreng buat menu sarapan sekaligus makan siangnya mas pacar beberapa hari yang lalu. Tapi pas udah mau mau ngambil nasi ternyata nasinya tinggal seuprit, ga nyampe 1 porsi pemirsa *tepok jidat*. Mau masak nasi dulu kayaknya kelamaan karena saya udah kesiangan masuk dapur. Akhirnya saya banting setir bikin mie goreng jawa aja, kebetulan di lemari masih ada stock beberapa mie kering.


Baca Selengkapnya ... >>

Sunday, 15 December 2013

Ikan Mas Kuah Pecak


Saya suka semua olahan ikan, dan pecak ikan ini olahan ikan favorit saya (bukan cuma saya, tapi sekeluarga ^_^). Buat saya, ini cara paling enak menikmati ikan, soalnya saya suka sekali masakan dengan banyak bumbu yang kaya rasa. Kaya bumbu, tapi nggak pake ribet pastinya  ^_^

Friday, 15 November 2013

Brambang Asem ala Mbah Hawari


Tekstur kangkung yang crunchy, disiram sambal brambang asem dengan perpaduan rasa manis, asam, dan pedas, saya tidak pernah bisa menolaknya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...