Menu apa yang paling cocok disantap saat cuaca dingin? Kalau saya yang ditanya, pasti jawabnya sup! Sup kali ini yang saya bikin adalah sup seafood, Tom Yam. Kuah hangat yang melimpah perpaduan rasa pedas, asam, sedikit manis, dan gurihnya udang, sedap! ^_^
Setelah kemarin masak soto, kira-kira masak apa ya yang berkuah, seger, hangat, pedes, yang cocok dinikmati di tengah musim hujan yang hawanya terasa dingin sepanjang hari. Akhirnya pilihan saya jatuh soup yang asalnya dari Thailand, Tom Yam. Dalam arti kata asalnya, “tom” berasal dari bahasa Thailand yang artinya merebus (dalam hal ini membuat sup), sedangkan “yam” mengacu pada salad yang memiliki citarasa pedas dan asam yang merupakan salad khas Thailand dan Laos. Sehingga jika diartikan, tom yam artinya sup asam dan pedas. Untuk mendapatkan citarasa tersebut umumnya menggunakan bumbu seperti sereh, lengkuas, daun jeruk purut, air jeruk nipis, saus ikan dan cabe.
Sebenarnya saya jarang sekali masak Tom Yam. Kenapa? Seperti yang sudah sering saya sebutkan pada postingan-postingan saya sebelumnya, di daerah tempat tinggal saya, seafood merupakan barang langka. Di pasar tradisional ga ada yang jual seafood, adanya pindang bandeng, pindang tongkol, dan beberapa jenis ikan lain yang juga sudah diasinkan. Maklum ya, soalnya Boyolali jauh dari laut. Biasanya kalau sedang rajin, saya biasanya beli ikan air tawar seperti nila, ikan mas, bandeng segar, dll di pinggir jalan (rada jauh dari rumah). Tapi ya itu, kendalanya, yang jual ikan ini cuma satu, buka lapak sekitar jam 4, jam 5an sudah habis tak bersisa. Alhasil saya sering ga kebagian karena ga bisa keluar rumah pagi-pagi sekali jam 4, apalagi pas lagi dingin-dinginnya kayak gini, bbrrrr ^_^
Baca Selengkapnya ... >>


