Tuesday, 11 March 2014

Nugget Pisang Praktis

Pisang yang dihaluskan, dicampur dengan telur, gula, dan tepung terigu, lalu dibalut dengan tepung panir, kemudian digoreng. Pisang goreng biasa, dengan rasa dan tampilan yang lebih istimewa. Renyah di luar, tapi begitu digigit dalamnya lembut dan pisang banget! (Ya iyalah, namanya juga pisang goreng) ^_^

Assallamu'alaikum...
Belakangan ini saya jarang sekali update blog, tidak sesering dulu. Soalnya sekarang saya jarang lama-lama di dapur. Kalaupun masak, biasanya pakai resep lama yang sebelumnya sudah pernah saya posting di blog, atau resep-resep sederhana yang saya yakin sudah banyak yang bisa, hehe ^^
  


Kebetulan kemarin di dapur ada pisang kepok kuning yang sudah matang sekali. Kulitnya sudah agak berbintik-bintik hitam, tapi dalamnya masih mulus. Biasanya kalau kondisinya seperti ini, kurang laku ya kalau dimakan langsung. Mau dibikin cake kok ya agak males ngeluarin oven sama nyiapin loyang. Akhirnya saya bikin nugget pisang aja.


Tuesday, 4 March 2014

Tongseng Ayam



Potongan ayam dengan daging yang empuk, dipadukan bersama kuah kental dengan bumbu yang melimpah dan kaya rasa. Sajikan bersama nasi panas, siapa yang bisa menolak? ^_^

Siapa yang ga kenal Tongseng? Makanan yang konon katanya berasal dari Solo ini selalu saja berhasil menggunggah selera saya. Kalau biasanya daging yang diolah menjadi tongseng adalah daging kambing, kali ini saya bikin dengan daging ayam. Yang pasti rasanya tetap nendang.


Kebetulan hari ini saya pengen masak yang simpel-simpel saja, karena dari Jumat kemarin sampai Minggu ada acara di luar kota, jadi Senin masak seadanya memanfaatkan stock yang ada di kulkas. Kebetulan di freezer ada dada ayam yang sudah dipotong kecil-kecil yang dulu rencananya pengen dibikin rica ayam. Tapi karena Mas Pacar bilang pengen makan tongseng, akhirnya saya masak tongseng. Paginya saya thawning, tinggal ke kampus dulu, baru siang menjelang sore saya olah jadi tongseng ayam. Rasanya? Mas Pacar yang pulang kantor mampir makan aja sampai nambah 2 piring. Kalau ini lagi kelaperan kayaknya... ^^

Baca Selengkapnya ... >>


Friday, 28 February 2014

Roti Sisir Labu Kuning


Assallamu'alaikum...

Belakangan ini di Boyolali, sulit sekali nyari labu kuning di pasar. Kalaupun ada, labu kuningnya dijual per biji yang geday bgt itu, padahal kalau pas lagi ada banyak biasanya dijual udah potong-potongan gitu seplastiknya cuma 1.000 rupiah. Makanya kemarin pas belanja bulanan nemu labu kuning di supermarket, langsung angkut deh.


Labu kuning yang saya pilih tidak terlalu besar. Setelah dikukus dan dihaluskan menghasilkan sekitar 500 gr puree labu kuning yang saya bagi menjadi 2. Satu bagian saya bikin roti, satunya lagi saya amankan di freezer untuk memperpanjang umur penyimpanan.



Sebenernya udah lama sekali pengen bikin roti sisir ini. Inget jaman dulu masih kecil, di sekolah sering sekali jajan roti sisir. Tapi sekarang disini udah jarang ada yang jual roti sisir. Dulu di minimarket pernah liat ada roti sisir, tapi sekarang udah ngilang aja. Lagian udah lama juga ga beli roti di minimarket, ngeri karena dulu pernah pernah beli roti di minimarket udah 2 bulan ga basi-basi (jamuran), keren kan? ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...