Masih punya banyak stock ubi jalar yang sudah dikukus dan dihaluskan di
freezer, enaknya dibikin apa ya? Pengen bikin yang simpel, cepet, dan
praktis. Akhirnya pilihan saya jatuh ke timus ubi jalar ini.
Dulu waktu jaman kuliah dan masih kos di Solo (sekarang P-P), hampir
setiap hari saya makan timus ubi. Belinya di angkringan depan kos.
Timusnya masih anget-anget karena langsung digoreng di angkringan itu
juga. Menurut saya rasanya enak banget, makanya hampir tiap hari beli
^_^. Kemarin lagi kangen sama jajanan ini, kebetulan sedang punya stock
ubi melimpah, jadi kenapa ga dibikin sendiri...
Timus ini simpel sekali ya, bahannya cuma ubi jalar dan sedikit tepung
tapioka. Kalau mau manis bisa ditambahkan sedikit gula. Tapi kemarin
saya ga pakai tambahan gula lagi karena ubinya menurut saya sudah manis
dan legit sekali. Buat yang suka manis, bisa pakai tambahan gula sesuai
selera ya teman-teman ^_^ atau bisa juga tanpa tambahan gula seperti
saya karena saya ga terlalu suka manis, soalnya saya udah manis sih
(gubraaak...!! ^_^)
Baca Selengkapnya ... >>
Menu apa yang paling cocok disantap saat cuaca dingin? Kalau saya yang
ditanya, pasti jawabnya sup! Sup kali ini yang saya bikin adalah sup
seafood, Tom Yam. Kuah hangat yang melimpah perpaduan rasa pedas, asam,
sedikit manis, dan gurihnya udang, sedap! ^_^
Setelah kemarin masak soto, kira-kira masak apa ya yang berkuah, seger,
hangat, pedes, yang cocok dinikmati di tengah musim hujan yang hawanya
terasa dingin sepanjang hari. Akhirnya pilihan saya jatuh soup yang
asalnya dari Thailand, Tom Yam. Dalam arti kata asalnya, “tom” berasal dari bahasa Thailand yang artinya merebus (dalam hal ini membuat sup), sedangkan “yam” mengacu pada salad yang memiliki citarasa pedas dan asam yang merupakan salad khas Thailand dan Laos. Sehingga jika diartikan, tom yam artinya sup asam dan pedas. Untuk mendapatkan citarasa tersebut umumnya menggunakan bumbu seperti sereh, lengkuas, daun jeruk purut, air jeruk nipis, saus ikan dan cabe.

Sebenarnya saya jarang sekali masak Tom Yam. Kenapa? Seperti yang sudah
sering saya sebutkan pada postingan-postingan saya sebelumnya, di daerah
tempat tinggal saya, seafood merupakan barang langka. Di pasar
tradisional ga ada yang jual seafood, adanya pindang bandeng, pindang
tongkol, dan beberapa jenis ikan lain yang juga sudah diasinkan. Maklum
ya, soalnya Boyolali jauh dari laut. Biasanya kalau sedang rajin, saya
biasanya beli ikan air tawar seperti nila, ikan mas, bandeng segar, dll
di pinggir jalan (rada jauh dari rumah). Tapi ya itu, kendalanya, yang
jual ikan ini cuma satu, buka lapak sekitar jam 4, jam 5an sudah habis
tak bersisa. Alhasil saya sering ga kebagian karena ga bisa keluar rumah
pagi-pagi sekali jam 4, apalagi pas lagi dingin-dinginnya kayak gini,
bbrrrr ^_^
Baca Selengkapnya ... >>
Pizza berukuran kecil dengan topping sosis, irisan daun bawang, parutan
keju, dan oregano bubuk, dipadukan dengan roti pizza dengan campuran ubi
jalar yang lezat dan lembut. Gurih, wangi, legit, nikmat! ^_^
Pizza lagiii ^_^
Kali ini pizza-nya agak beda karena saya bikin ukuran kecil alias mini.
Kebetulan di freezer masih punya banyak stock ubi jalar yang sudah
dikukus dan dihaluskan, yang pertama udah saya bikin roti caterpillar
ubi jalar isi sosis disini. Karena kemarin ngrasain enak banget terus
banyak yang belum kebagian, niatnya pengen bikin caterpillar lagi. Tapi
ternyata sosisnya tinggal 4 biji, kalau mau dibikin caterpillar jadinya
cuma 4 dong. Padahal adonan sudah saya uleni dan sudah proofing semalam.
Akhirnya banting setir bikin pizza mini aja. Toppingnya juga cuma
sosis, daun bawang, dan taburan keju yang setelah matang saya
coret-coret dengan saus sambal dan mayonaise. Simpel, tapi enak ^^

Resep rotinya masih sama persis dengan resep roti caterpillar sebelumnya
yang menurut saya sudah sangat pas perbandingan ubi dan tepungnya. Rasa
ubi jalarnya masih terasa kuat, rotinya empuk dan lembut, harum ubi
ungunya pas roti dipanggang sungguh menggugah selera, keluar dari oven
udah pada diantriin ternyata, hehe ^_^.
Baca Selengkapnya ... >>